× Redaksi Pedoman Media Siber
Beranda Post Diduga Provokasi Rakyat Aceh, Denfinal Disarankan Minta Maaf

Diduga Provokasi Rakyat Aceh, Denfinal Disarankan Minta Maaf

SHARE
Diduga Provokasi Rakyat Aceh, Denfinal Disarankan Minta Maaf

Reki Nyakwang/ Ist

KDNNews

Koordinator Forum Komunikasi Rakyat Aceh Reki Nyakwang mendesak Ir. Denfinal MM pria yang mengaku diri sebagai Ketua Himas Simeulue Jakarta meminta maaf karena dianggap memprovokasi rakyat Aceh.

"Masyarakat Aceh tersinggung dengan statement Anda. Untuk menjaga agar keadaan lebih baik, kami sarankan anda segera meminta maaf kepada Rakyat Aceh," kata Reki Nyakwang.

Menurut Reki, tingginya tingkat pendidikan seseorang sama saja jika tidak dibarengi dengan adab.

"Tampak jelas pada pernyataan tersebut, dimana akal yang telah diberikan oleh Tuhan, tidak digunakan untuk menghargai dan memposisikan makhluk yang lain yang ada di muka bumi ini," jelas Reki.

"Pernyataan yang diungkapkan oleh Ir. Denfinal MM ini, sangat jauh dari gelar yang melekat pada namanya. Seperti ungkapan Rocky Gerung bahwa ijazah itu tanda orang pernah sekolah, bukan tanda orang berpikir."

Reki juga mempertanyakan, apakah pernyataan pria yang sudah memiliki gelar S2 itu hasil analisa setelah melewati lamanya tinggal di Simeulue dan penderitaan yang dialami selama konflik Aceh.

"Janganlah kita berbicara tentang Aceh terkhusus GAM, jika kita tidak pernah mengalami dan mempelajari akar permasalahan di Aceh," ujarnya.

Reki juga mengungkapkan, salah satu dosen antropologi di kampus UIN yang sangat memahami tentang Aceh saja tidak pernah berbicara kasar apalagi memberikan statement seperti Ir. Denfinal MM.

"Beliau yang saya anggap lebih mengerti tentang peradaban Aceh, tetapi tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang telah memprovokasi rakyat Aceh seperti ungkapan dari Ir. Denfinal MM," ungkapnya.

Namun, Reki tidak menyebutkan nama Antropolog yang disebutnya dari UIN tersebut. Ia juga berpesan Denfinal tidak memperkeruh kehidupan rakyat Aceh.

"Jangan kau bawa misi atau titipan kelompok lain yang dapat memperkeruh kehidupan sosial Rakyat Aceh. Kami berharap ulama atau tokoh Simeulue agar mengambil sikap tegas terhadap statement Denfinal yang bisa merusak perdamaian Aceh," sambungnya.

Sebelumnya, Denfinal mengeluarkan pernyataan diduga memprovokasi rakyat Aceh yang menyebut vahwa GAM harus dimusnahkan di bumi Aceh seperti dimuat beberapa media.

“Terutama dengan saudara-saudara kami yang NKRI. Kami juga berharap pihak kepolisian dan TNI mengambil tindakan keras jika ada ulah dari pihak GAM. Bagi kami GAM harus dimusnahkan dari bumi Aceh, karena GAM yang menurunkan peradaban derajat Aceh sendiri,” bunyi pernyataan yang dilontarkan oleh Denfinal.