× Redaksi Pedoman Media Siber
Beranda Post Umat Islam Diserukan Hadiri Kajian Mingguan di Komplek Sultan Iskandar Muda

Umat Islam Diserukan Hadiri Kajian Mingguan di Komplek Sultan Iskandar Muda

SHARE
Umat Islam Diserukan Hadiri Kajian Mingguan di Komplek Sultan Iskandar Muda

KDNNews

Forum Komunikasi Rakyat Aceh (FKRA) menyerukan umat Islam menghadiri kajian yang diselenggarakan setiap hari Minggu di Sekretariat Lembaga Zuriat Kesultanan Aceh Darussalam di Kompleks Sultan Iskandar Muda, yaitu di Desa Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh tepat di samping Meuligoe Gubernur Aceh.

Pengajian tersebut berlangsung setiap Minggu mulai pukul 09.00 WIB, yang akan mengupas isi kitab Mirathuth Thullab Karangan Syekh Abdurrauf As Singkily atau Syiah Kuala, kitab Tanwir Anwar Karangan Syekh Abuya Muhammad Muda Waly Al khalidy, dan kitab Safinatul Hukkam karangan Syekh Jalaluddi At Tarusani.

"Pimpinan pengajian adalah Tgk Muhammad Habibi bin Prof . DR. Tgk H. Muhibbuddin Waly Al Khalidy. Beliau adalah cucu Syekh Abuya Muhammad Muda Waly Al khalidy. Jamaah boleh bertanya sepuas hati dan sepuas pikiran," kata Koordinator FKRA Reki Nyak Wang pada KDNNews, Senin (2/8/2019).

"Insyaallah Forum Komunikasi Rakyat Aceh (FKRA) mengajak umat Islam khususnya masyarakat Aceh Besar dan Banda Aceh untuk hadir dalam kajian Islam yang kita adakan setiap hari Ahad," sambungnya.

Kehadiran jamaah dalam kajian tersebut diharapkan bisa menjadikan hati dan pikiran lebih dekat kepada Allah. Sebagai seorang hamba Allah, kata Reki, sudah sepantasnya umat Islam dekat dan mendekatkan diri kepadaNYA.

"Banyak sekali orang yang ingkar dengan komitmen yang diikrarkan kepada Allah jauh sebelum hadir di dunia ini. Kita ragu kehadiran Malaikat yang selalu mengawasi kita, dan ragu dengan kompensasi yang Allah berikan yaitu pahala dan dosa," jelasnya.

Padahal lanjut Reki, orang tua selalu menasehati anaknya dengan kalimat "beu tusoe droe" atau dalam bahasa Indonesia artinya Harus Tahu Diri. Namun kata Reki, justru kita tidak paham dengan nasihat tersebut.

"Apakah kita kenal dengan Allah serta kenal dengan diri sendiri? Atau layakkah kita disebut sebagai Hamba Allah. Insyaallah ketika hadir dalam pengajian yang diadakan FKRA, kita tahu dimana letak tubuh kita sebagai ciptaan Allah, apakah maqam kita itu sebagai makhluk, manusia, hamba, khalifah," ungkapnya.

Karena itu, Reki berharap umat Islam di Banda Aceh dan Aceh Besar khususnya generasi Aceh, agar menghadiri dan meramaikan pengajian tersebut. "Mudah-mudahan Allah berikan kita rahmat," pungkasnya.